+628113500030
+6285231649399
D5B18BBA

Kawah Ijen di Jawa Timur Yang Fenomenal

Sunday, December 10th 2017.

kawah ijen banyuwangi di jawa timurGunung Ijen yang mempunyai ketinggian 2.443 MDPL ini adalah gunung berapi aktif dan memiliki danau air asam di dalam kawahnya yang berwarna hijau toska. Kawah Ijen lebih dikenal daripada nama Gunung Ijen itu sendiri.

Gunung Ijen terletak tepat berada di perbatasan antara Banyuwangi dan Bondowoso. UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) sendiri sudah menetapkan bahwa Taman Wisata Alam Gunung Ijen sebagai Cagar Biosfer Dunia.

Kawahnya Gunung Ijen lebih terkenal daripada Gunung Ijen itu sendiri terutama untuk para wisatawan baik domestic maupun wisatawan mancanegara. Hal ini disebabkan karena kawah gunung ijen lebih fenomenal daripada gunungnya, sehingga orang lebih mengenal dengan nama Kawah Ijen.

Selain Gunung Bromo Objek wisata di Jawa Timur yang sangat popular lainnya adalah Kawah Ijen yang memiliki 3 Hal Fenomenal, 3 Hal tersebut bisa kita simak dibawah ini.

1. Kawah Ijen Blue Fire

Blue fire (blue=biru, dan fire=api) jadi artinya adalah api biru. Api yang berwarna biru cerah tersebut disebabkan karena adanya pembakaran gas belerang yang kontak dengan udara bersuhu minimal 360 derajat celcius.

kawah ijen blue fire

Sesuai dengan sumber dari liputan 6 “Menurut Grunewald di Kawah Ijen terdapat kandungan gas belerang secara massive (luar biasa banyak) bertekanan tinggi dan suhu kadang bisa mencapai 600 derajat celcius keluar bersamaan dengan lava. Gas belerang saat kontak dengan oksigen dan dipicu oleh lava maka sangat mudah terbakar, api yang ditimbulkan berwarna biru cerah karena reaksi dari gals belerang, sehingga membuatnya tampak seperti lava biru yang mengalir”

Jika anda ikut dalam paket tour ijen biasanya di jemput dari penginapan jam 1 malam, lalu diturunkan di pintu masuk pos paltuding kemudian trekking sejauh 3 Km, atau bisa ditempuh dengan waktu kurang lebih 1 sampai 1,5 jam.

Mungkin karena letak pintu masuk pos paltuding masih masuk wilayah banyuwangi maka banyak anggapan bahwa kawah ijen masuk dalam wilayah banyuwangi, maka bagi saya yang bekerja si biro wisata sangat sering mendengar orang mengatakan Kawah Ijen Banyuwangi.

2. Danau Air Asam Berwarna Hijau Toska   

kawah ijen jawa timurPerpaduan warna danau hijau toska atau seperti warna telor asin dengan warna kekuningan di permukaan tanah yang disebabkan karena kandungan belerang, menambah keindahan pemandangan fenomenal di Kawah Ijen.

Yang menjadikan semakin fenomenal adalah konon danau air asam ini merupakan danau kawah terbesar di dunia, selain itu George Kourounis seorang petualang dan host Angry Planet pernah mengukur kadar keasaman air di danau kawah ijen dan hasil nya sangat mengejutkan, dengan menunjukkan skala 0,5 angka yang sama dengan keasaman air aki.

3. Penambangan Belerang Tradisional

Aktivitas penambangan belerang di kawah ijen ini sudah dilakukan sejak tahun 1911, menambang belerang dengan cara tradisional ini sangat beresiko tinggi bahkan nyawa bisa menjadi taruhannya.

penambangan belerang kawah ijen

Foto : www.berita2bahasa.com

Prosesnya dengan memasukkan pipa di celah keluarnya gas belerang yang bersuhu 300-400 derajat, lalu gas belerang melalui proses sublimasi akibat perbedaan temperature secara drastic ke 9-15 derajat saat perjalanan melalui pipa. kemudian mengeras karena suhu udara dingin diluar pipa.

Setelah mengeras, Belerang diambil dengan cara di congkel dengan linggis, kemudian di kumpulkan dengan dipikul para pekerja, setiap pekerja membawa sekitar 60-70kg untuk dibawa ke tempat pengepulan. Pekerjaan penambangan belerang di kawah Ijen ini adalah pekerjaan yang memiliki tingkat resiko paling tinggi di dunia.

Dengan kondisi Gunung dan Kawah Ijen seperti inilah merupakan salah satu hal kenapa ada sebutan untuk Indonesia dengan “Dangerousely beautiful”